Syarat Membuat SKCK Untuk Pelengkap Berkas Surat Lamaran Kerja

Diposting pada

syarat-membuat-skck

Cara Membuat SKCK Untuk Pelengkap Berkas Surat Lamaran Kerja Termasuk Biaya Pembuatanya

loker-like.com – SKCK merupakan salah satu berkas yang diperlukan untuk melengkapi dokumen-dokumen dalam pembuatan surat lamaran kerja.

Dokumen pendukung ini sering dicantumkan pada iklan lowongan kerja, karena SKCK memang adalah salah satu syarat untuk berkas surat lamaran kerja.

Hal ini jelas akan jadi pertimbangan perusahaan yang membuka lowongan kerja karena bagi perusahaan, perilaku para individu sangat penting untuk memajukan perusahaan mereka.

Jadi jelas untuk seseorang yang sudah cacat hukum, akan sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan karena pada SKCK akan memiliki catatan kriminal.

Perusahaan yang ingin mencari karyawan baru pasti akan memastikan untuk pelamarnya agar tidak memiliki catatan kriminal, agar perbuatan kriminal tersebut tidak terjadi pada perusahaan mereka.

Pembuatan SKCK juga memiliki prosedur dan syarat-syarat tertentu dan pembuatanya juga tidak terlalu rumit untuk anda yang ingin membuatnya.

Pada saat ini pembuatan SKCK bisa dilakukan secara offline atau datang langsung ke kantor kepolisian terdekat dan bisa juga membuat secara online.

Pengertian SKCK

SKCK merupakan singkatan dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian, karena memang SKCK ini dikeluarkan oleh pihak kepolisian yang berisi catatan pelanggaran atau kejahatan seseorang.

Pada awalnya SKCK ini bernama SKKB yaitu singkatan dari Surat Keterangan Kelakuan Baik, dimana surat ini hanya bisa dibuat untuk seseorang yang belum pernah meliki catatan kriminal (bersih hukum).

Surat keterangan catatan kepolisian ini diterbitkan resmi lewat Polri melalui fungsi intelkan untuk seseorang pemohon.

SKCK ini ditujukan untuk memenuhi permohonan seseorang untuk suatu keperluan atau ketentuanĀ  yang harus dipenuhi.

Penerbitan SKCK sendiri sesuai dengan penelitian biodata serta catatan kepolisian yang ada terkait seseorang tersebut.

Jika yang bersangkutan memiliki catatan tindak kriminal, maka pada SKCK akan berisi catatan kriminal yang pernah diperbuat oleh seseorang tersebut.

Namun jika seseorang itu belum pernah memiliki catatan tindak kriminal, maka SKCK tidak akan memuat catatan tindak pidana apapun.

Bukan hanya warga negara indonesia saja yang bisa membuat SKCK, tapi untuk warga negara asing (WNA) juga bisa membuatnya untuk keperluan tertentu.

Syarat Membuat SKCK Untuk WNI

  • Fotokopi KTP (KTP asli disiapkan untuk ditujukan)
  • Fotokopi KK (Kartu keluarga)
  • Fotokopi paspor (jika ada)
  • Fotokopi akta kelahiran
  • Fotokopi identitas lain jika belum memenuhi syarat memperolah KTP
  • Pas foto 6 lembar ukuran 4×6 dan berlatar belakang merah

Syarat Membuat SKCK Untuk WNA

  • Surat permohonan dari sponsor, perusahaan, atau lembaga yang mempekerjaan, menggunakan atau yang bertanggung jawab pada WNA
  • Fotokopi KTP dan surat nikah apa bila sponsor dari suami/istri warga negara indonesia (WNI)
  • Fotokopi paspor
  • Fotokopi kartu izin tinggal sementara (KITAS) atau kartu izin tinggal tetap (KITAP)
  • Fotokopi IMTA dari KEMENAKER RI
  • Fotokopi surat tanda melapor (STM) dari kepolisisan
  • Pas foto berwarna ukuran 4×6 dengan latar belakang warna merah

Alur pembuatan SKCK di Kantor Polisi/Offline

  • Membawa surat pengantar dari kelurahan sesuai domisili pemohon
  • Membawa fotokopi KTP sesuai dengan surat pengantar dari kelurahan
  • Membawa fotokopi KK
  • Membawa fotokopi akta kelahiran
  • Membawa pas foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar
  • Mengisi formulir daftar riwayat hidup yang telah disediakan oleh pihak kepolisian
  • Pengambilan sidik jare oleh petugas
  • Kemudian tunggu sampai proses SKCK jadi

Alur Pembuatan SKCK Secara Online

Polri memiliki situs untuk pembuatan SKCK secara online dan pengisian data hingga mengunggah dokumen dilakukan secara daring.

Untuk situs dari polri pembuatan SKCK secara online ini dapat diakses melalui laman htpps://skck.polri.go.id/.

Bagi siapa yang ingin membuat SKCK secara online, bisa mengisi form pendaftaran pada situs tersebut dan warga juga harus lebih dahulu menentukan untuk apa SKCK itu dibuat.

Biaya Pembuatan SKCK

Ketika alur dan syarat sudah paham, kali ini tinggal memahami biaya dan dasar aturan pembuatan SKCK yang perlu diketahui.

  • UU RI No.20 Tahun 1997 tentang penerimaan bukan pajak (PNBP).
  • UU RI No.2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  • PP RI No.5o Tahun 2010 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang berlaku pada instansi Polri.
  • Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1928/VI/2010 Tanggal 23 Juni 2010 tentang Pemberlakuan PP RI No.50 Tahun 2010.
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dikutip dari situs resmi Polri, untuk biaya pembuatan SKCK yaitu sebesar Rp 30.000 untuk seluruh warga Negara Republik Indonesia.

Perpanjang SKCK

SKCK sendiri bisa diperpanjang jika memang ada keperluan warga yang menggunakan syarat SKCK untuk keperluan tertentu namun masa aktif SKCK hampir habis.

Perpanjang SKCK ini untuk kebanyakan orang biasanya untuk mencari pekerjaan baru sebagai pelengkap berkas dokumen, baik itu surat lamaran yang dicetak maupun surat lamaran via email.

Perlu diingat bahwa perpanjang SKCK hanya untuk yang masih aktif dan jika SKCK sudah lebih dari masa aktif, maka disarankan untuk membuat SKCK baru lagi.

Selain membawa persyaratan kembali untuk proses ini, perpanjang SKCK juga akan dikenakan biaya yang sama dengan pembuatan SKCK baru yaitu sebesar Rp 30.000.

Untuk perpanjang SKCK, pemohon juga wajib membawa persyaratan yang sudah tertera dalam perpanjang SKCK yaitu :

  • Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Foto Copy Kartu Keluarga (KK)
  • Foto Copy Akta Lahir/Ijazah Terakhir
  • Foto Copy Kartu Sidik Jari
  • Pas Foto Ukuran 4×6 Sebanyak 4 Lembar dengan Latar Merah

Sistem, Mekanisme dan Prosedur Perpanjang SKCK

1. Pemohon Datang Dengan Membawa Persyaratan

Untuk yang pertama adalah dimana seseorang yang ingin membuat SKCK itu datang langsung ke kantor polisi dan membawa persyaratn seperti yang sudah dijelaskan diatas.

2. Loket Penyerahan Berkas

Dimana jika syarat berkas yang sudah lengkap akan diproses lebih lanjut dan jika syarat belum lengkap maka akan dikembalikan untuk dilengkapi.

3. Proses Penelitian

Poses penelitian yaitu jika anda bersih dari hukum, maka proses akan berlanjut, namun jika anda sudah memilik catatan kriminal, maka proses lebih lanjut disertai dengan catatan keterlibatan.

4. Proses Penerbitan

Pengetikan arsip SKCK, untuk lembar putih diserahkan kepada pemohon untuk di cek apabila ada keselahan pada pengetikan dapat diajukanperubahan kepada petugas, dan registrasi dicatat dalam buku register SKCK.

5. Loket Pengambilan Berkas

Kemudian menuju loket pengambilan berkas, dan SKCK berwarna kuning yang akan diserahkan kepada pemohon.

Penutup

Perlu dipahami bahwa pembuatan SKCK wajib membawa syarat yang sudah dijelaskan diatas, agar ketika anda ingin membuatnya, untuk mempersiapkan terlebih dahulu untuk persyaratanya.

Pembuatan SKCK juga bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan datang langsung ke kantor polisi (offline) dan bisa juga dibuat secara online.

Wajib diketahui bahwa pembuatan SKCK memiliki alur yang perlu dipahami agar anda nantinya tidak bingung jika ingin membuat SKCK.

Jangan lupa membawa uang karena pada saat pebuatan SKCK nantinya akan dikenakan biaya sesuai aturan yaitu sebesar Rp 30.000.

SKCK sendiri bisa diperpanjang asalkan SKCK tersebut belum melebihi masa aktif yang sudah ditentukan, dan juga harus membawa syarat serta dikenakan kembali biaya Rp 30.000.

Untuk perpanjang SKCK ini juga memliki mekanisme dan alur yang perlu dipahami seperti diatas agar anda tidak bingung pada saat akan perpanjang SKCK.

Demikian ulasan tentang cara membuat SKCK untuk pendukung persyaratan surat lamaran kerja dan semoga ulasan ini bisa mambantu serta bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *